Terkini, Bulukumba — Pemerintah Kabupaten Bulukumba menghadirkan fasilitas Tempat Penitipan Anak (TPA) di kawasan Pasar Sentral Bulukumba.
Fasilitas tersebut diharapkan membantu para orang tua, khususnya pedagang, yang harus bekerja sekaligus memastikan anak-anak mereka mendapatkan pengasuhan yang layak.
Tempat Penitipan Anak yang diberi nama CSR Tamasya (Ceria dan Sehat) tersebut diresmikan oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf di Ruangan Terpadu kawasan Pasar Sentral Bulukumba, Senin (14/9/2026).
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf. Inovasi tersebut merupakan gagasan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba, Hj. Andi Herfida Muchtar.
Ketua TP PKK Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, mengatakan kehadiran CSR Tamasya menjadi momentum penting, terutama bagi para orang tua yang bekerja di kawasan Pasar Sentral.
Menurutnya, gagasan menghadirkan tempat penitipan anak tersebut berangkat dari kebutuhan untuk menyediakan fasilitas pengasuhan yang dekat dengan lokasi kerja orang tua.
"Kita memahami bahwa banyak orang tua, khususnya para ibu yang bekerja sebagai pedagang, menghadapi dilema setiap hari. Di satu sisi mereka harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun di sisi lain, mereka juga memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan pengasuhan, perhatian, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan yang baik," ujar Andi Herfida.
Ia berharap CSR Tamasya dapat menjadi ruang yang aman, nyaman, sehat, dan ramah anak. Lebih dari sekadar tempat menitipkan anak, fasilitas tersebut diharapkan mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membantu orang tua bekerja dengan lebih tenang.
"Mereka juga harus mendapatkan pengasuhan yang baik, stimulasi tumbuh kembang, layanan kesehatan, pendidikan usia dini, kesempatan bermain, serta perlindungan. Karena itu, sejak awal saya mendorong agar Tempat Penitipan Anak ini tidak berjalan sendiri. Kita akan membangun kolaborasi lintas perangkat daerah," jelasnya.
Kemendukbangga Apresiasi Inovasi CSR Tamasya
Kepala Perwakilan Kemendukbangga Sulawesi Selatan, Dr. Fatmawati, mengapresiasi hadirnya CSR Tamasya di kawasan Pasar Sentral Bulukumba.
Ia menilai fasilitas penitipan anak yang secara khusus menyasar anak-anak dari orang tua yang bekerja di kawasan pasar merupakan inovasi yang penting.
"Ini adalah inovasi yang luar biasa. Jangan khawatir anak cucu dari ibu-ibu yang bekerja tetap bisa bekerja. Sudah disiapkan Tempat Penitipan Anak di sini," ungkap Fatmawati.
Ia berharap para pengasuh yang bertugas nantinya memiliki pemahaman yang baik mengenai kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan anak.
Dengan demikian, anak-anak yang dititipkan tidak hanya mendapatkan pengawasan, tetapi juga perhatian terhadap aspek kesehatan dan tumbuh kembang mereka.
"Jadi ibu-ibu tolong didaftar dan dititipkan anaknya. Kemudian dilihat pertumbuhan dan perkembangannya. Mungkin teman-teman juga nantinya bisa mengevaluasi Tamasya ini berjalan sebagaimana yang diharapkan," ujarnya.
Fatmawati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba atas dukungan terhadap berbagai upaya peningkatan kualitas masyarakat.
"Sudah banyak yang ditularkan oleh Ibu Bupati menjadikan warga Bulukumba semakin berkualitas. Terima kasih Bapak Bupati atas support dan dukungannya," tambahnya.
Andi Utta: Pemerintah Berupaya Berikan yang Terbaik
Sementara itu, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengatakan pola pengasuhan anak saat ini mengalami perubahan dibandingkan masa lalu.
Ia membandingkan kondisi tersebut dengan pengalaman masa kecilnya, ketika anak-anak lebih banyak bermain secara bebas tanpa fasilitas penitipan khusus.
"Kalau dulu kita dititip di mana? Kita dulu dilepas, main layang-layang ataupun di jalanan, tapi jadi orang juga. Sekarang sudah bisa dititip dan dikasi makan. Saya kira pemerintah terus berupaya berbuat yang terbaik untuk kepentingan masyarakat," ungkap Bupati yang akrab disapa Andi Utta tersebut.
Menurutnya, kehadiran fasilitas penitipan anak di kawasan Pasar Sentral merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para pedagang yang harus tetap bekerja sambil mengasuh anak.
Peresmian CSR Tamasya turut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan organisasi perempuan, Camat Ujung Bulu Andi Majnah, Ketua KSP Berkat Dr. Andi Makkasau, Pimpinan Baznas Kabupaten Bulukumba Muhammad Yusuf Shandy, serta sejumlah pedagang Pasar Sentral Bulukumba.
Usai prosesi pengguntingan pita, Dr. Fatmawati, Andi Herfida Muchtar, dan para tamu undangan meninjau langsung fasilitas CSR Tamasya.
Di dalam fasilitas tersebut terdapat ruang kantor serta ruangan yang dilengkapi sejumlah fasilitas bermain untuk anak-anak.
Kehadiran CSR Tamasya diharapkan dapat menjadi solusi bagi orang tua yang bekerja di Pasar Sentral, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pengasuhan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.










