Melalui forum ini, masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan pembangunan seperti akses air bersih, perbaikan jalan desa, hingga peningkatan fasilitas umum.
Sementara di bidang perumahan rakyat, Posyandu menjadi ruang untuk mengidentifikasi rumah yang belum layak huni, memberikan edukasi tentang lingkungan sehat, serta mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.
Tak hanya itu, Posyandu Era Baru juga berfungsi dalam bidang sosial. Pendataan keluarga miskin dan rentan, fasilitasi bantuan sosial, hingga memastikan bantuan tepat sasaran menjadi bagian dari peran yang dijalankan bersama masyarakat.
Dalam aspek ketentraman dan ketertiban masyarakat, Posyandu turut berperan melalui penyuluhan pascabencana, pencegahan kekerasan, serta penguatan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
Posyandu juga terlibat dalam program pengendalian penduduk, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak.
Melalui pembinaan keluarga balita, remaja hingga lansia, program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga, termasuk dalam upaya pencegahan stunting.
“Pendataan keluarga yang berisiko stunting juga menjadi bagian penting dari kegiatan Posyandu agar penanganannya bisa dilakukan sejak dini,” kata Andi Herfida.
Tak kalah penting, Posyandu Era Baru kini juga menghadirkan layanan administrasi kependudukan. Masyarakat dapat berkonsultasi mengenai dokumen kependudukan, mengurus Kartu Identitas Anak (KIA), mengakses Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga mengurus akta kelahiran.
Dengan berbagai layanan yang terintegrasi tersebut, Posyandu diharapkan menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih komprehensif.
Pemerintah daerah bersama TP PKK Bulukumba pun mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan Posyandu Era Baru, tidak hanya untuk layanan kesehatan tetapi juga sebagai ruang penguatan ketahanan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.










