“Ini membuktikan bahwa tata kelola yang baik dan penggunaan metode yang tepat dapat meningkatkan hasil pertanian secara signifikan,” jelasnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Panrita Lopi ini menekankan bahwa saat ini dunia tengah menghadapi berbagai tantangan global, termasuk ancaman krisis pangan akibat perubahan iklim, konflik global, serta pertumbuhan penduduk.
Oleh karena itu, ketahanan pangan menjadi isu strategis yang tidak bisa ditawar dan harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah maupun masyarakat, khususnya para petani.
Ia mengajak para petani untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang ada serta mengubah pola pikir dalam bertani, dari metode konvensional menuju pendekatan pertanian yang lebih terencana, terukur, serta berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas tanah, khususnya tingkat keasaman (pH) tanah agar berada di atas angka 6 guna mendukung penyerapan nutrisi tanaman secara optimal dan meningkatkan produktivitas pertanian.
“Jika kita konsisten dan disiplin dalam menerapkan metode yang lebih baik, maka peningkatan produksi padi akan tercapai dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” ungkapnya.
Bupati juga meminta kepada Dinas Pertanian dan para penyuluh pertanian untuk terus aktif memberikan pendampingan kepada petani, terutama dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan, seperti serangan hama, perubahan cuaca, hingga persoalan ketersediaan pupuk.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta tetap waspada terhadap potensi dampak perubahan iklim, termasuk ancaman El Nino yang dapat mempengaruhi produksi pangan.
“Setelah panen, lahan harus segera diolah kembali agar siklus tanam tetap berjalan. Mari kita jadikan momentum ini sebagai semangat baru untuk terus berinovasi dan menjaga ketahanan pangan daerah,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan petani, Pemerintah Kabupaten Bulukumba optimistis sektor pertanian akan terus berkembang dan menjadi kekuatan utama daerah dalam menjaga ketahanan pangan serta menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.










