Terkini, Bulukumba – Kantor Pertanahan Kabupaten Bulukumba kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengamanan aset negara melalui penyerahan sertipikat aset milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Bulukumba.
Penyerahan sertipikat dilakukan oleh Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Pertanahan Kabupaten Bulukumba, Ariesandy Alimuddin, S.Tr., kepada Mayor Caj Ruslan, selaku Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1411/Bulukumba yang mewakili TNI.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan TNI dalam mewujudkan tertib administrasi pertanahan sekaligus memberikan kepastian hukum atas aset negara.
Ariesandy Alimuddin mengatakan, sertipikasi aset pemerintah merupakan langkah strategis untuk melindungi aset negara dari berbagai potensi persoalan hukum di masa mendatang.
"Penyerahan sertipikat ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan kepastian hukum terhadap aset negara. Dengan sertipikasi, aset pemerintah, termasuk aset TNI, akan lebih terlindungi dari potensi sengketa, konflik pertanahan, maupun penyalahgunaan," ujarnya.
Ia menambahkan, pengamanan aset negara yang dilakukan melalui sertipikasi akan mendukung pelaksanaan tugas instansi pemerintah agar dapat berjalan lebih efektif dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Pengelolaan aset negara yang tertib dan memiliki legalitas yang jelas akan mendukung penyelenggaraan tugas pemerintahan serta pelayanan publik secara optimal," tambahnya.
Menurutnya, program sertipikasi aset negara juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pertanahan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Kantor Pertanahan Kabupaten Bulukumba, lanjut Ariesandy, akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi pemerintah dalam percepatan sertipikasi aset negara.
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan pertanahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepastian hukum demi mewujudkan tata kelola pertanahan yang semakin baik di Kabupaten Bulukumba," tutupnya.










